Oleh: Ustadzah Sri Nur Idahwati,S.Pd

Dikutip dari https://bimba-aiueo.com/4-kata-ajaib-perlu-diajarkan-anak/

Allah menciptakan manusia berpasang – pasangan. Dari pasang – pasangan ini lahirlah anak – anak yang suci tiada noda. Anak merupakan rizki yang Allah berikan kepada setiap hamba – Nya.

Kehadiran seorang anak adalah hal yang ditunggu – tunggu setiap pasangan suami istri. Setelah hadirnya seorang anak, maka wujud rasa syukur adalah dengan memberikan pendidikan yang terbaik untuk buah hati yang Allah berikan.

Setiap orang tua memiliki cara mendidik anak mereka sendiri, disesuaikan dengan latar belakang dan kebutuhan anak. Tapi, penting bagi orang tua muslim untuk mendidik anak dengan cara islami.

Cara mendidik anak secara islami memang tidak mudah, butuh kesabaran dan pola asuh yang tepat. Tidak sedikit orang tua mengalami kesulitan dan merasa kewalahan saat menghadapi anak-anak, apalagi pada zaman sekarang tantangan yang begitu dahsyat. Dalam Islam, mendidik anak jadi sholih dan sholihah tidak hanya untuk kebaikan anak kelak, tapi juga untuk kebaikan orang tua dan orang lain di sekitarnya. Pengaruh lingkungan sekitar membawa pengaruh yang luar biasa terhadap perkembangan pribadi dan kejiwaan anak.

Orang tua merupakan contoh teladan bagi anak – anaknya. Orang tua selalu berharap agar anak – anaknya tumbuh menjadi menjadi orang yang berperilaku baik, dan mempunyai karakter yang baik pula.

Kebiasaan  sehari – hari yang dilakukan orang tua secara langsung atau pun tidak, akan menjadi contoh bagi anak – anaknya. Alangkah baiknya bagi orang tua, dalam hal terkecil memberikan contoh yang terbaik. Dampingi dan bekali anak dalam berinteraksi dengan lingkungan, walaupun dumulai dari hal yang sangat sederhana.

Berikut adalah beberapa contoh sederhana mengajarkan anak beretika dengan baik, mulai dari hal sederhana yaitu dengan berkata maaf, permisi, tolong dan terima kasih.

Empat kata tersebut memiliki dampak positif untuk perkembangan mental anak kita sehingga mereka dapat berinteraksi dengan orang lain dengan baik dan nyaman. Berikut ini ulasannya satu per satu:

1. MAAF

Kata maaf  mengajarkan kepada anak untuk melatih keberanian untuk mau mengakui kesalahannya. Biasakan buah hati kita untuk mengatakan maaf, anak akan memiliki rasa tanggung jawab terhadap apa yang sudah dia lakukan. Maaf tidak menunjukkan diri seseorang lemah atau kalah, terkadang ia memiliki arti untuk menghargai orang lain dan membawa kedamaian dalam diri kita sendiri.

Sebagai orangtua kita terlebih dahulu harus memberikan contoh pada anak, jika tidak dibiasakan sejak dini, maka suatu saat anak enggan mengakui kesalahannya, padahal tanpa sadar telah menyakiti perasaan orang lain. Ayah bunda pada dasarnya setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, maka dari itu ungkapan maaf yang tulus perlu diajarkan sejak dini.

2. PERMISI

Biasakan buah hati untuk mengatakan permisi apabila ingin melakukan sesuatu yang menyela atau mengganggu orang lain. Misalnya saja, kita ingin melewati rombongan orang tua, tidak sengaja melompati seseorang, meminta jalan di sebuah tempat yang penuh dengan kerumunan orang, atau tersesat dijalan, maka kita biasakan untuk mengucapkan permisi pada saat – saat  yang tepat.

3. TOLONG

Tanamkan kepada buah hati, bahwa manusia merupakan makhluk sosial, yang tidak lepas dari bantuan orang lain.  Ayo, biasakan anak kita untuk mengucapkan kata ‘Tolong’ sebelum meminta bantuan orang lain. Tanpa diawali kata tolong, kita seolah – olah  menyuruh orang lain. Padahal, kata tolong ini mengandung kekuatan yang dasyat untuk mengubah pendirian orang lain.

Sering kali kita lupa memberi contoh yang baik dengan memberi perintah kepada anaknya tanpa menggunakan kata tolong, padahal kata tolong termasuk bentuk penghargaan terhadap orang lain. Dengan memberi perintah kepada anak menggunakan kata tolong diawal setiap kalimat akan jelas memberikan efek psikologis berbeda jika dibandingkan dengan perintah tanpa kata Tolong.

Sebagai contoh seperti kalimat “Ambilkan buku itu ya,” akan berbeda dengan “Tolong, ambilkan buku itu ya.” Nah, jelas kan perbedaannya, maka dari itu kita sebagai orang tua perlu membiasakan menggunakan kata tolong saat meminta bantuan kepada orang lain, dengan kebiasaan ini maka anak akan belajar menghargai bantuan dari orang lain.

4. TERIMA KASIH

Biasakan anak untuk mengucapkan kata “terima kasih” pada saat menerima suatu pemberian dari orang lain ataupun dari keluarga sendiri.

Ucapan terima kasih tidak hanya diucapkan pada saat menerima suatu pemberian dan bantuan dari orang lain ataupun keluarga, namun, di saat mereka mendapatkan pujian atau apapun yang dapat memberi rasa senang atau nyaman hati terhadap diri kita. Mengucap Terimakasih dapat diartikan sebagai rasa syukur terhadap apa yang telah diperoleh.

                Dimulai dari hal terkecil, insya Allah akan membawa dampat besar bagi perkembangan karakter  anak. Marilah bersama – sama mewujudkan generasi terbaik masa kini dan masa yang akan datang. Jadilah orang tua sebagai contoh dan teladan terbaik bagi anak – anak kita.

                Man jadda wa jada. “Barang siapa yang bersungguh – sungguh, insya Allah berhasil”, kalimat ini  dijadikan motifasi dalam mendidik anak.

                                                                                                                                                #GreatMuslimStartHere#